Kesehatan

Trigliserida adalah jenis lemak darah yang sebenarnya memiliki peran yang cukup penting bagi metabolisme tubuh karena lemak satu ini digunakan untuk memberikan energi kepada tubuh. Akan tetapi, jika kadarnya cukup tinggi didalam tubuh maka hal itu sangat berbahaya karena bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan juga stroke. Oleh karena itu, perlu anda ketahui bahwa menjaga kadar lemak satu ini agar tetap stabil adalah cara paling ampuh untuk anda agar tidak terkena penyakit yang berkaitan dengan pembuluh darah seperti jantung ataupun stroke. Kadar lemak ini dikatakan sehat jika berada dibawah 150 mg/ dL. Adapun jika berada diantara 150-199 mg/ dL maka anda wajib berhati-hati. Apalagi jika berada diatas 200 maka anda dinyatakan tidak sehat.

Hindari minuman dan makanan manis untuk menurunkan trigliserida

Perlu anda ketahui bahwa kadar lemak trigliserida sangatlah berbahaya sehingga perlu niatan yang bagus bagi kita untuk mengubah pola makan. Hal itu disebabkan karena pola makan juga sangat berpengaruh apakah lemak ini tinggi atau tidak. Mengkonsumsi makanan yang berkarbohidrat tinggi sangat beresiko membuat kadar lemak ini semakin tinggi karena didalamnya mengandung gula. Oleh karena itu, sebaiknya anda menghindari atau menurunkan kadar minuman manis yang mengandung gula seperti es teh, jus buah, soda, dan lain sebagainya. Minuman tersebut   akan membuat tubuh anda dibanjiri gula. Selain itu, makanan yang mengandung tepung seperti kentang, pasta, nasi juga bisa membuat kadar lemak ini tinggi disebabkan karena makanan tersebut saat dicerna akan berubah menjadi gula.

Hindari mengandung kelapa dan lemak jenuh

Selain itu, anda juga wajib memperhatikan makanan anda apakah mengandung kelapa dan lemak jenuh atau tidak. Memang kelapa memiliki manfaat yang cukup bagus bagi tubuh manusia. Akan tetapi didalam kelapa terdapat kandungan lemak jenuh yang bisa membuat kadar trigliserida semakin tinggi. Oleh karena itu, kita wajib mengontrol untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung santan ataupun bahan kelapa lain untuk mengontrol lemak satu ini. Beberapa bahan yang mengandung lemak jenuh adalah produk susu berlemak tinggi, butter, daging merah, dan lain sebagainya. Makanan-makanan tersebut perlu anda perhatikan agar tidak terlalu tinggi untuk dikonsumsi. Ada baiknya jika kita mengurangi makanan jenis ini untuk membuat level kolesterol didalam tubuh kita semakin terjaga sehingga tubuh akan semakin sehat dan nyaman untuk beraktivitas.

Kurangi mengkonsumsi makanan yang dipanggang

Cara terakhir untuk mengurangi kadar Trigliserida adalah menghindari atau mengurangi konsumsi makanan yang dipanggang. Kadar lemak satu ini menjadi lebih tinggi disebabkan karena asupan makanan yang dipanggang seperti roti dan sejenisnya. Hal itu disebabkan karena makanan tersebut mengandung lemak jenuh yang juga sangat tinggi sehingga membuat kadar lemak ini semakin tinggi didalam tubuh.

Read More
Kesehatan

“dilansir dari laman doktersehat.com” bahwasanya ada beberapa penyebab halitosis atau bau mulut sehingga hal itu bisa terjadi pada sipenderita. Dan sedikit dari kita untuk menyadari bahwasanya hal itu menjadi penyebab terbesar sehingga mulut kita bau, berikut diantaranya :

  1. Alkohol atau tembakau

Keduanya menyebabkan mulut menjadi kering sehingga akan menyebabkan mulut menjadi bau akibat kurangnya air lendir pada mulut tersebut. Selain itu zat dan nikotin dapat menumpuk didalam mulut dan begitupun pada alkohol ketika kita mengkonsumsinya maka akan bermasalah besar pada pencernaan dan berpengaruh terhadap bau mulut atau halitosis.

  1. Mulut kering

Tahukan dirimu bahwasanya mulut kering juga menjadi salah satu penyebab halitosis itu terjadi. Alasan mengapa kita harus menjaga mulut agar tetap selalu lembab. Karena, air liur berperan penting untuk membersihkan mulut dalam membunuh bakteri yang berkeliaran didalam area mulut, maka dari itu kelembapan mulut yang meliputi air liur perlu kita jaga supaya dapat mencegah terjadinya bau pada mulut.

  1. Makanan

Bawang putih dan bawang merah sudah menjadi bumbu khas hampir disetiap makanan, sehingga ketika selama proses pencernaan diserap kedalam aliran darah, lalu mengalir ke paru-paru dan dihembuskan lewat hidung. Sehingga aroma dari bawang tadi cukup bisa tercium dan bertahan selama 72 jam. Inilah mengapa halitosis itu bisa terjadi.

  1. Tenggorokan dan hidung

Selain pada perut bau mulut juga bisa terjadi karena faktor dari hidung, kotoran yang tersangkut dalam hidung dapat menimbulkan halitosis itu terjadi. Tidak hanya itu, beberapa infeksi tenggorokan juga dapat memicu terjadinya bau mulut, seperti infeksi sinus yang menyebabkan kelarnya sebuah cairan dari sinus melewati bagian belakang tenggorokan hingga mulai timbullah bau busuk.

  1. Kebersihan mulut yang kurang diperhatikan

Sadarkah kita ketika sehabis mengunyah makanan ataupun cemilan sedikit banyaknya akan menyisakan kotorab pada setiap sudut didalam mulut kita, akan tetapi pertanyaannya, akankah kita membersihkan langsung sehabis menguyah makanan tersebut. Inilah salah satu penyebab halitosis terjadi terus menerus pada kita, karena kitanya saja yang kurang sadar bahwa kebersihan mulut itu sangat berpengaruh apalagi jika kita manusia yang suka bersosial tentunya sangat memperhatikan dari setiap ujung rambut sampai ujung kaki, agar silawan bicara bisa betah berlama-lama dengan kita.

Dari beberapa penyebab diatas kita dapat waspadai kedepannya untuk lebih menjaga kebersihan terhadap mulut, selain untuk mecegah agar bau mulut itu tidak terjadi juga membuat tubuh kita semakin lebih sehat, karena faktor penyakit semuanya ada pada perut dari semua makanan yang sudah diproduksi melalui mulut. Disitulah mulut memiliki peran pertama untuk menentukan seberapa sehat makanan yang kita konsumsi. Maka diperlukan ketelitian dari kita masing-masing untuk tetap selalu menjaga agar halitosis itu tidak mudah dialami. Terutama jika ada salah satu gigi kita yang berlubang dan menerima makanan sehingga menempel dalam waktu yang cukup lama karena kita yang malas untuk membersihkannya disitulah rasa tidak nyaman dan bau mulut semakin meningkat. Selain itu terdapat juga pada gigi palsu yang kerap digunakan oleh sebagian orang ketika giginya sudah tidak bisa tumbuh. Apabila gigi palsu tersebut dibiarkan dan tidak dilakukan perawatan dengan baik maka sisa makanan dan bakteri akan menumpuk dipermukaan, hal ini juga dapat berpengaruh besar pada bau mulut yang menyengat. Jadi sangat penting sekali ketika kita sudah mengetahu penyebab halitosis itu terjadi maka kita harus lakukan pencegahan dari sekarang agar bau mulut itu tidak dialami oleh kita dan mengganggu aktifitas sehari-hari, diantaranya membuat kita kurang percaya diri atau lainnya.[1]

Sumber : Hellosehat.com

[1] Sumber referensi Klikdokter.com

Read More
Kesehatan

Ketika bayi mengalami perubahan suhu badan yang mendadak di malam hari membuat Anda kesulitan untuk membawanya berobat. Apa lagi jika lokasi klinik atau rumah sakit sangat jauh. Langkah pertama bisa Anda lakukan dengan menggunakan kompres bayi yang berkualitas. Berikut ini kriteria dari kompres yang aman digunakan untuk mengatasi demam.

  1. Bahan yang Ideal

Kompres bayi yang terbuat dari bahan ideal akan dengan mudah menempel dengan kuat pada kulit bayi dan terasa lembut di kulitnya. Kompres terbuat dari bahan kain lembut dan dilengkapi dengan gel yang dingin. Daya tempel yang kuat akan membuat panas dapat turun dengan cepat dan dapat digunakan selama 8 jam.

Anda dapat meletakkannya pada dahi bayi dengan aman tanpa terlepas karena memiliki lem perekat yang kuat. Kompres ini dapat digunakan dengan praktis dan cepat sehingga tidak membuat bayi rewel dan dapat tertidur dengan nyenyak.

Anda dapat membeli kompres untuk bayi dengan bahan ideal yang bisa dibeli secara online dengan harga promo.  Pemesanan dapat dilakukan dengan menggunakan akun yang dimiliki.

  1. Lulus Uji Hypoallergenic

Kompres yang aman untuk atasi demam pada bagi sebagai pertolongan pertama adalah telah dinyatakan lulus uji hypoallergenic. Kompres ini juga telah teruji secara klinis yang tidak akan  menyebabkan gatal dan alergi pada kulit bayi. Kompres ini dapat digunakan untuk semua jenis kulit bayi dengan aman.

  1. Bebas BPA

Kompres bayi yang aman digunakan untuk mengatasi demam adalah bebas dari kandungan BPA. BPA merupakan zat yang berbahaya jika digunakan pada bayi karena berisiko terjadinya alergi dan iritasi. Penting untuk Anda memastikannya dengan melihat kandungan yang ada pada kemasan produk bayi.

  1. Kompres yang Praktis

Kompres yang aman untuk mengatasi demam bayi memiliki kriteria ideal dengan kemasan yang praktis. Kompres dikemas dalam box yang kecil sehingga bisa dibawa kemana saja dan digunakan kapan saja. Kompres ini sangat praktis digunakan tanpa perlu memakai air atau pun es. Kompres ini berukuran 5×12 cm yang sesuai dengan dahi bayi.

Kompres ini sangat praktis dengan cara pakai membuka lapisan pelindung transparan pada lembar kompres. Pastikan sebelum diletakkan di dahi, Anda sudah membersihkannya dan dalam keadaan yang kering. Tempelkan dengan posisi yang tepat agar panas dapat segera berkurang.

Kesehatan bayi sangat penting untuk dijaga dengan memberikan ASI eksklusif, susu formula, dan makanan pendamping ASI. Kebutuhan nutrisi bayi ini bisa dibeli dengan harga khusus promo. Promo ini memberikan harga diskon hingga 50% untuk perlengkapan bayi dan perlengkapan untuk ibu hamil.

Read More